Dulu saat orang - orang bertanya, "kenapa suka bahasa Indonesia?", maka saya akan menjawab, "karena ilmu bahasa adalah ilmu yang tidak mutlak seperti ilmu matematika dan kimia. Contoh kecilnya 1+1=2, sampai kapanpun hasilnya tetap 2 dan tidak akan berubah. Tapi bahasa Indonesia berbeda dengan ilmu tersebut. Seiring berjalannya waktu, maka akan terjadi perubahan. Seperti kata ibu yang mengalami perluasan makna (yang saya pelajari sewaktu smp). Dulu kata ibu hanya untuk menggambarkan sebagai orang yang melahirkan kita, tapi sekarang pemakaiannya digunakan untuk wanita yang lebih tua dari kita. Tapi saat kuliah disemester 3, saya mendapatkan fakta baru tentang bahasa Indonesia. Tepat dihari pertama masuk. Bahwa setiap suku kata bahasa Indonesia pasti mengandung salah satu huruf vokal A, I, U, E, O. Dan sampai saya menulis ini, saya membenarkannya. Juga tentang didahulukannya kata benda daripada kata sifat dalam kalimat bahasa Indonesia. Contoh dalam kalimat rumah bagus. Sementara saya menolak statement itu karena saya menemukan kalimat secantik bidadari yang merupakan pendahuluan kata sifat. Tapi seorang teman memberitau kalau kalimat itu bukan kalimat bahasa Indonesia karena tidak mempunyai makna. Tidak jelas apa yang menjadi secantik bidadari. Jadi saya setuju dengan hal ini. Mungkin nanti saya akan menemukan fakta baru mengenai bahasa Indonesia yang hanya bisa saya dapat di bangku kuliah. Membuat saya semakin cinta dengan keunikan bahasa Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar